Pages

--->you already visited carapandangku.blogspot.com<---
13 Februari 2012

Puisi Cinta (Puisi Patah Hati)

Puisi patah hati di bulan penuh cinta? Hm.. Check this out.. Puisi cewek patah hati..












Lagi-lagi karena iseng browsing.. Saya mendapatkan sebuah bahan menarik nih.. Puisi.. Hm, apalagi di bulan valentine penuh cinta begini.. Tapi tunggu dulu.. Ni puisi bukan puisi yang lagi fallin in luv, tapi justru puisi patah hati.. Yang menarik buat saya.. Kata-katanya itu loh.. Dalem bangeeeet.. Saya jadi bisa merasakan dalamnya perasaan orang ini.. Kasian banget ni cewek. Dan saya yakin ini akan menjadi perwakilan ungkapan perasaan semua cewek dimanapun berada bila dia lagi putus cinta. hihihi.. Penasaran? Hayuk sambil minum teh hangat sore-sore begini mending di lirik aja kali ya..



Ngomongin masalah cinta memang gak ada habisnya.. Dan ungkapan perasaanpun berbeda-beda.. yah, termasuk patah hati.. (Asal jangan sampek bunuh diri aja yah..) Patah hati bisa di ekspresikan dengan berbagai cara. Yang negatif banyak.. Misalnya mabuk-mabukan, minum racun, menyayat tangan dengan tulisan love atau nama si mantan, dsb.. Tapi yang positif jarang dhe.. karena biasanya kalo patah hati pasti ujung-ujungnya sakit hati en galau.. Iya nggak.. hehehe.. Oke langsung saja saya review puisinya..




Orang yang bikin puisinya adalah orang ini:




Langsung aja liat curahan hatinya berikut ini (langsung dicopy paste, hehehe..):

Catatan Terakhirku Untukmu
Ribuan rintik hujan yang terlihat bagai kristal
menjadi saksi saat kau putuskan aku..
Aku terdiam seakan rohku berkomunikasi dengan sang hujan
apakah salahku hingga tersakiti..
Kau lukai dengan goresan yang dalam di hati..
Sesuatu yang tak pernah terlintas di benakku bahwa akhirnya akan seperti ini..


Apakah aku yang bodoh atau karena sudah terlarut dalam hangatnya tubuhmu..
Yang kuyakini hanyalah dirimu adalah jawaban dari pertanyaan hidupku..


Aku sadar kita bagaikan matahari dan bulan yang jauh berbeda..
Namun demi kamu aku rela menjadi setitik bintang
bercahaya kecil namun dapat melihat sang bulan yang jauh dari jangkauan..
Sumpah mati aku tak bisa hidup tanpa kamu..
Ku ingat kamu di setiap lipatan hari dalam doa-doaku..
Namamu membaur disetiap hela nafas dan aliran darahku..
Ku korbankan diriku demi bahagiamu..
Namun kau tinggalkan derita dalam akhir kisah ini..


Kau patahkan sebelah sayapku
dan kau berdiri diatasnya bersama kisah bahagiamu yang baru..
Rintihan sakitku akan luka yang mulai bernanah
terngiang menyayat sunyinya waktu..
Mengantarkan hari kebahagiaanmu dengan mengubur aku dalam-dalam..
Apa lagi yang dapat aku perbuat?
Aku yang terluka parah dan terkubur tak dapat keluar dari kedalaman ini..
Sepi dan hampa dalam balutan senyum pesakitanku..


Tapi ingatlah akan hal ini..
Kau akan menyadari sebesar apa cinta yang telah ku beri..
Siapakah yang selama ini berdiri di sampingmu dengan kasih sayang tulus..
Kau akan mencariku namun tidak kau dapatkan lagi..
Kau panggil namaku namun tak tersahutkan seorangpun..
Kau akan kehilanganku dalam duniamu yang kering..
Menyesal namun puing yang berserakan ini telah terhapus ombak..


Semua terlambat..
Sebab aku akan pasikan kepadamu..
Dalam ruang dan waktumu yang menyakitkan itu
takkan kau temukan senyumanku lagi..
Akan tercipta dengan sendirinya dimensi yang rumit bagi dirimu..
Kau akan merindukanku..
Namun aku sudah tak terjangkau lagi..




Dedicated for:
Jeksen Frani
(In Memorial)



Nah lho.. Buat orang yang dimaksud (is Dedicated For) semoga bisa membaca artikel ini dan menjadi malu atas perbuatannya. Hahaha..



Kata Kunci yang berhubungan dengan artikel ini:
cewek patah hati, puisi putus cinta, ungkapan untuk patah hati, broken heart


3 komentar:

Anonim mengatakan...



Diantara siang dan esok hari,
Disaat halimun membuih retas embun pagi,
Guna menyapa mesra lembaran kelopak melati,
Kala semua netra terlelap memintal mimpi,
Sungguh itulah masa nan daku nanti,
Lantar dengan keheningan leluasa daku cumbu rindu hati,
Yang lahir dari cinta sukma sejati,
Izinkanlah Ya Robb daku asrikan istana malam_Mu kini...santunku

by Bipang

Anonim mengatakan...

Tercipta sudah pelangi di angkasa kalbu,
Meski tanpa bias mentari pada sisa rinai di hulu,
Sekar kemuning juga manja gemulai merayu,
Dengan semerbak aromanya nan wangi membiru,
Membawa cinta penuhi ulu hati tuang rindu,
Bersandinglah bintang serta rembulan di malam syahdu,
Bahagialah dikedalaman sukma merajut lelaku...
Salam santun dan Rinduku untuk mu...

by Bipang

Anonim mengatakan...

Ya Allah...
Dimegah nya istana malam_Mu,
Cumbulah hati ini dikedalaman musyahadah cinta nan Engkau punya,
Bersama ruh ketika henti khalawat tundukkan mustaka tengadah hasta,
Dengan kidung takbir tahmid sebagai kado syukur dari nikmat yang begitu raya,
Begitu pula senandung sholawat terbingkai untuk Junjungan serta Penghulu saya,
Semoga hamba sahaya setia sebagai kekasih nan abadi,
Di dua dimensi telapak tanganMu hingga kelak habis nya masa...

Salam santunku

--Bipang--

Posting Komentar

Please Comment Here

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...