Pages

--->you already visited carapandangku.blogspot.com<---
21 Juli 2011

Menghadapi Pacar yang Cemburu

Hai, hai, hai... Kali ini saya akan memberikan tips menghadapi pacar yang suka jealous berlebihan. kalo cemburu dikit yang normal sih gakpapa karena artinya sayang.. Tapi kalo lebay?? wah, ini yang jadi masalah.. Hm, memang repot banget bila pacar kita jadi overprotected karena rasa cemburunya yang berlebihan. Apalagi kalo cemburunya itu gak beralasan banget.. Wuihh.. Rasanya pasti menderita lahir batin dhe.. mau kita putusin tapi udah terlanjur  cinta.. Mau tetep manut aja kita yang menderita.. So how??  Kayak makan buah simalakama gini, mana bisa berbuat apa-apa? Gitu pasti fikiran kita.. Eitt, tunggu dulu..! Jangan kuatir para pembaca. Disini saya akan memberikan tipsnya yang semoga "ampuh" untuk kita terapkan dalam menghadapi pacar yang cemburunya lumayan lebay..  Dia serang kita dengan cemburunya, kita tameng aja dengan tips berikut ini... Cek ya..!! hehee..


1. Kesampingkan Harga Diri Kita

 Nah, ini langkah yang pertama dan paling utama yang harus dilakukan. Kadang kita mengutamakan ego kita sehingga tidak ada salah satu dari kita atau pasangan yang fikirannya tenang/jernih. Nah... Bila anda semua membaca artikel ini, maka andalah yang sebaiknya menjadi pihak yang bisa dikatakan "mengalah" itu. Kesampingkan dulu semua ego, setelah itu kita serang dengan step selanjutnya....




2. Koreksi Diri Kita


Yang perlu dikoreksi disini adalah apakah kita pernah berbuat kesalahan kepada pasangan kita sebelumnya? yang membuat dia menjadi "trauma" dan overprotected kepada kita. Satu kasus saya pernah dicurhatin sama tante saya, dia sangat overprotected dengan om saya karena om saya pernah berselingkuh.. Nah lho.. Jadi gimana dunk? Hehehe.. Sebenarnya simple aja caranya. Yaitu dengan "komunikasi". Kita pihak yang pernah bersalah tentu sebelumnya meminta maaf dulu atas kesalahan kita. Dan berjanji tidak akan mengulanginya. Setelah itu kita benar-benar harus menampakkan bagaimana permintamaafan kita dengan serius. Kita akan lebih memperhatikan pasangan. memberikan banyak waktu untuk dia. Setidaknya sampai dia mulai merasa nyaman dan tidak mengingat kejadian yang sudah-sudah.
Oke, ini langkah yang kita tempuh kalo kita punya salah dengan si-dia. Trus gimana kalo kita tidak punya salah samasekali? Oke, lanjut ke tahapan berikutnya kalau begitu yaa..



3. Tanyakan Apa Masalahnya

 
Memang gak gampang hal ini dilakukan. Kita harus benar-benar seakan :bertekuk lutut" dihadapan si-dia. Dan meminta apa alasan dia begitu sangat overprotected terhadap kita. Padahal kita nggak punya salah apa-apa. Istilahnya itu kita yang benar, tapi kita harus menjadi kalah. eitts tapi ini bukan berarti pecundang lho ya.. Memang nantinya akan ada yang menghadapi ketika pasangan kita menjadi jual mahal ketika kita mengalah, dan maju duluan. Tapi justru itulah celahnya si-dia tidak sadar kalo kita "diam-diam" melancarkan serangan kita.. hehehe.. nah, setelah kita tau alasannya kenapa dia begitu overprotected kepada kita padahal kita nggak punya salah apa-apa.. siap-siaplah untuk mendapatkan jawaban yang super duper romantissss sejagat raya dari si-dia.. misalnya dia seperti ini karena ternyata dia sudah menyiapkan kita sebagai pendamping dia seumur hidup..!! Alamak.. kalo sudah begini momennya, dipastikan langkah selanjutnya bisa anda tentukan sendiri.. hehee..
Nah, kalo ternyata gak mempan juga? Istilahnya "ndableg" gtu.. Oke.. Lanjut ke langkah berikutnya..!!



4. Berikan Perhatian yang agak Ekstra

Dengan omongan tetap gak mempan. Alih-alih kita malah disebut "gombal" atau "buaya" (untuk cowok, kalo cewek apa ya?!) Saatnya kita memberikan serangan yang lebih bermakna untuk si dia. tentu saja disini kita akan banyak berkorban untuknya. Setidaknya berikan itu semua sampai keadaan kondusif (berapa lama? relatif tergantung sifat pasangan kita). Kita harus memberikan waktu banyak untuk si dia. memberikan perhatian untuknya, bbm, telpon, sms, komen di facebooknya atau ngetwit, atau berikan kata-kata romantis kepada dia lewat sms dan sebagainya. sesering mungkin menghabiskan waktu luang anda dengan si dia. memberikan berbagai kejutan kecil buat si dia, pas ultah atau momen lain seperti valentine atau akhir pekan.. 
Ingat, lakukan dengan penuh kesadaran (tulus) agar kita juga enjong melakukannya. makanya langkah pertama yang diatas tadi itu harus dilakukan terlebih dahulu.
nah, kalau ternyata masih nggak mempan juga? Kita usahakan terus walau batin memaki kita ini bego, tetap kerjakan saja.. berjuang..!! tapi, kesabaran manusia ada batasnya ya.. Kalau cara ini udah mentok,,, hmhh.. (tarik nafas dulu).. Coba dhe kita lirik langkah selanjutnya..



5. Tanyakan Orang Terdekatnya

Langkah ini tergolong cukup gampang. namun kenapa ini menjadi urutan terakhir? Karena ini bisa menjadi sebab kenapa dia seperti itu tapi dasarnya samasekali bukan karena kita. Lho, maksudnya apa ni? hehe.. setiap orang tentu ada masalah. Dan terkadang ada orang yang tidak ingin menceritakan masalahnya dengan pasangannya tetapi dengan teman atau keluarganya.. Tapi ujung-ujungnya imbasnya kepada pasangannya. dia sering uring-uringan dan tidak terkendali. Yaah, bahasa kasarnya itu kita jadi "pelampiasan kemarahan" lah.. Nah, bila kita sudah tau masalahnya apa dari orang terdekatnya itu.. bagaimana? Kita bicarakan dengan si-dia. Kita jangan jadi menjauhi dia. Justru bila kita masih mencintai si-dia kita akan menjadi pendukung terbesar si-dia..
namun bagaimana bila ternyata dia tidak ada masalah apa-apa di luar dan kita gak salah apa-apa, dan semua perhatian kita juga gak mempan? Ini jalan yang terakhir... simak ya..



6. Masalahnya Adalah Pada si-Dia

Dengan sangat menyesal saya katakan "dia tidak mencintai anda lagi".. Dia hanya mencari-cari kesalahan dari anda untuk segera berpisah.. Kejam kah?? relatif tergantung kita memandangnya.. yah, tapi bukan berarti saya langsung men-judge pasangan kita pasti tidak mencintai kita lagi kalo kelima langkah kita di atas sudah kita lewati.. Bukan seperti itu.. Sebelumnya kita tentu mencari tau dulu tentang si dia, apa sebabnya dia seperti ini.. Mungkin karena sudah bosan dengan anda? Atau Ingin sendiri Dulu Tanpa Anda? Atau Sudah Ada yang lain? hehe.. tenang aja sob, kita harus meyakini kalau sesuatu yang buruk itu pasti akan terungkap..
Nah, setelah tahap ini dilakukan, untuk selanjutnya terserah dari anda. Bagaimana memutuskan semua. tapi saran saya kalo masih ada celah, bicarakan lah baik-baik, dan pertahankan hubungan anda.. Oce?!




Demikian tips dari saya. smoga bermanfaat bagi kita semua. Tips ini berdasarkan survey terhadap orang terdekat saya dan semua kejadian yang saya ketahui.. Semangat terus ya buat semuanya..
Salam,
Sisca



Kata kunci yang berhubungan dengan artikel ini:
menghadapi pasangan yang cemburuan, pacar jealous, si dia overprotected, si pencemburu, cara menghadapi pasangan yang mengekang

0 komentar:

Posting Komentar

Please Comment Here

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...